GONDOSULI PARK. BERSYUKUR MENJADI MAKMUR
Hadir Sebagai Inspirasi
“Memilih antara dua memang membuat galau, yang sudah ada dijalani lama
namun nasib belum berubah begitu begitu saja dan ada tawaran yang baru namun
belum teruji, membuat bimbang” ujar Dr Akhmad Mukhsin mengawali sambutan di
depan 200 anggota Forum Komunikasi Guru Taman Kanak-kanak (FKGTK) PAI kab. Tulungagung. Rabu,
7 Pebruari 2024 bertempat di Gondosuli park kec. Gondang Tulungagung, tempat yang
sangat nyaman, luas dekat persawahan dengan pemandangan gunung nan hijau. “meskipun
program baru untuk guru di TK pada tahun 2019 adanya pretest PPG masih banyak yang ragu namun bagi guru yang
suka tantang, berfikir positif serta ingin perubahan ke arah yang lebih baik,
maka adanya program sertifikasi untuk Guru PAI di TK diikuti, dan Alhamdulillah
untuk Kab. Tulungagung, tahun 2024 ini akan mencairkan 20 guru penerima Tunjangan
Profesi Guru dan ini adalah yang terbanyak untuk Jawa Timur” Lanjut Dr Mukhsin
yang menjabat sebagai Kasi PAIS kab. Tulungagung.
Meskipun menunggu agak lama kehadiran dari Kasi PAIS yang diagendakan jam
11 siang, namun guru TK PAI yang tetap ceria begitulah ciri guru TK dimanapun
berada, terlebih sudah banyak dari teman seperjuang yang telah berhasil melewati
masa-masa sulit dalam proses PPG. Punya harapan akan mengikuti jejak kesuksesan
mereka. Datang langsung diberikan waktu sambutan dari Dr Mukhsin yang bersemangat
dan diselingi humor khas membuat terpesona para guru TK yang semuanya perempuan.
“tangan saya sampe kriting menulis tugas tugas PPG yang wajib hukumnya tidak
boleh diketik” kisah Bu Yuli, “bahkan pernah merasakan dingin ruang icu karena
tekanan darah tinggi naik, Alhamdulillah masa masa itu terlewati, yang awalnya ragu
dan takut karena kemampuan IT yang masih minim serta faktor usia, namun kini memetik
hasilnya” ungkapnya dengan berkaca-kaca.
Sambutan dari Dr Mukhsin yang sudah pernah menjadi kepala madrasah dan
pengawas sebelum diamanahi menjadi kasi PAIS bersifat dialogis dan ada testimoni
peserta PPG ada yang sampai 3 kali mengikuti Ujian Pengetahuan (UP). Ada juga
testimoni dari Guru PAI TK yang mengikuti program Kuliah Jarak Jauh dari UIN Syekh
Nurjati Cirebon mengungkap bahwa uang saku sebesar 1,4 juta setiap bulannya,
ada dana untuk beli buku kuliah sebesar 6jt. Dan sekarang sudah disemester ke 4
atau tahun kedua. bersyukur maka kita akan makmur. Ibu -ibu Guru PAI TK antusias
bertanya terkait aplikasi siaga, emis pendis serta juknis tunjangan profesi
guru. Operator Kabupaten Abah Habibi menjelaskan dengan detail dari proses
pengajuan akun siaga, emis serta segala persoalaan pemenuhan jam mengajar bagi
guru PAI di taman kanak-kanak.
Waktu menunjukkan jam 13.40, awan mendung sudah menahan untuk jatuh, seperti
sedang menunggu sampai acara selesai. Pertemuan perdana FGTK PAI Kab. Tulungagung
memberikan kesan yang mendalam dan akan diagendakan setiap triwulannya. tidak lupa yel yel PAIS JATIM menggema. PAIS JATIM : BERKARAKTER. PAIS JATIM : BISA, PAIS JATIM : LUAR BIASA. YES YES
Mantab pak haji...kontennya lengkap kap kap
ReplyDelete